Masyarakat Simpang Tonang Menolak Operasi Penambangan PT. IJM

PASAMAN --- Masih terkait permasalahan IUP produksi PT. Inexco Jaya Makmur (IJM) di kanagarian Simpang Tonang yang juga menyalahi dan diluar izin mereka yang sudah ditolak oleh seluruh lapisan masyarakat adat Nagari simpang Tonang tapi kenyataannya masih melakukan operasi penambangan dilokasi tanah ulayat Simpang Tonang. Dari hasil pantauan indonesiasatu.co.id dilapangan, pihak PT. IJM sedang melakukan kegiatan operasi penambangan mereka.

Hal senada juga sudah diakui salah satu anak Nagari simpang Tonang Fajri Nasution mengatakan kepada indonesiasatu.co.id memang sesuai izin yang mereka miliki ,"Mereka cuma berhak melakukan aktifitas di jorong sungai beremas kanagarian cubadak bukan disimpang kuiyan Nagari simpang Tonang , jadi pihak PT. IJM dengan semena-mena melakukan aktifitas diatas ulayat kami," tutur fajri dengan kesal.

Informasi yang kami himpun dilapangan , masyarakat Nagari Simpang Tonang dah melakukan upaya penolakan dengan tegas . Pihak PT. IJM sesuai dengan kesalah mereka yang memobilisasi alat berat mereka melalui jalan simpang kuaiyan dah sepakat akan memperbaiki jalan yang di lalui menjadi rusak , pihak PT. IJM cuma janji belaka. Karna dilapangan sendiri mereka tanpa merasa takut dan gentar tetap melakukan kegiatan operasi penambangan .

Dari IUP PT. IJM sendiri sudah tidak sesuai, apalagi belum ada kesepakatan dengan pucuk adat , ninik mamak dan seluruh masyarakat adat Nagari Simpang Tonang .

Fajri menambahkan , mereka lagi menyusun persiapan pelaporan keluhan kepihak yang berwenang. Dia juga menduga ada pihak-pihak yang mau memanfaatkan situasi dan mengambil keuntungan dari hal ini, kami dari anak Nagari akan berjuang terus untuk mempertahankan Nagari simpang Tonang.

Berdasarkan dengan keputusan Gebernur Sumatera Barat itu yang ditetapkan di Padang Pertanggal 02 Oktober 2017 lalu, bahwa lokasi penambangan yang luas arealnya mencapai 2.408 Hektar hanya izinnya terletak di Jorong Sungai Beremas Nagari Cubadak Kecamatan Dua Koto Bukan di Nagari Simpang Tonang Dua Koto.

Konsultan PT. Inexco Jaya Makmur (PT.IJM) Edward, saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya (0813-4766-1xxx), "kita masih menunggu revisi yang salah bukan kita makanya perusahaan mau di apain kita nggak takut biarin aja," tuturnya. (Anto)